Beranda » Melayu English » Apa Makna Normalisasi Uni Emirat Arab ( UEA ) dengan Israel ?

Jumat, 25 September 2020 - 17:43:13 WIB
Apa Makna Normalisasi Uni Emirat Arab ( UEA ) dengan Israel ?
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Melayu English - Dibaca: 40 kali

Apa Makna Normalisasi Uni Emirat Arab (UEA) dengan Israel ?
 
Oleh Masud HMN*)
 
Terjadinya normalisasi hubungan Antara Uni Emirat Arab (UEA) dengan Israel 14 Septemer 2020 yang lalu betul betul berita besar,Karena  mengejutkan dan  mengandung  banyak makna
Seperti  diberitakan media  Internasional Timur Tengah  bahwa penanda tanganan normalisai atau pembukaan hubungan  antar akedua  Negara  UEA dan Israel disaksikan Presiden  Amerika Donlad Trump digedung putih Washington America serikat
pada tanggal 14 September 2020.
 
Peristiwa itu menjadi berita besar  lantaran  UEA kok ini  berubah dari melawan Israel kini  berhubungan normal. Luar biasa, Mengapa mengejutkan dengan banyak makna lantaran pertanyaan apa yang  ada dibalik peristiwa  nornalisasi UEA dengan Israel?
 
Intinya esensi soal diatas yaitu apa yang dicari dan kepentingan apa yang dipertaruhkan, Sudah selesaikah konflik Arab  dan Israel ? Apa yang  dapat menjelaskan prosfek  masa depan Timur Tengah  
Tentu kita sepakat tidak mudah mencari penjelasan persoalan Timur Tengah tersebut. Karena  rumit dan sudah berlangsung  lama. Meski begitu setidaknya  ada factor significant yaitu factor ekonomi dan factor pengaruh Amerika dalam hal ini  Presiden Amerika Donald Trump.
 
Pertama, factor ekonomi, Persoalan ekonomi lebih terkait minyak. Mengingat  basic ekonomi  Timur Tengah, Negara  Arab meski basis ekonomi minyak mulai tidak merasa  aman karena itu  mau mencari sumber  ekonomi yang lain, seperti pariwisata pembangunan zone ekonomi market property, Untuk soal  ini perlu  ketertbukaan dan kerjasama dengan semua Negara. termasuk Israel.
 
Factor kedua,  adalah  factor politik  Amerika dibawah Donlad Trump.Kaitannya dengan pemilihan Presiden Nopember mendatang, Ia Donald Trump mengandalkan  Israel dengan komunitas Yahudi sebagai  pemilik suara  amat  mempengaruhi rakyat Amerika. Disini Donald Trump berusaha keras menekan UEA agar mau  bekerjasama dengan Israel.  Keberhasilan itu akan mempengaruhi perolehan suara  rakyat Amerika  berbasis dukungan  Yahudi Israel.
 
Dua factor ini agaknya  berpengaruh dan secara  habis habisan Israel dan Donald Trump berusaha untuk menyukseskan kebijakan ini. Ini dibenarkan oleh Direktur Badan  intelijen Amerika ( CIA)  Yessy Cohen  (15/9/20) sehari setelah ditandan tangani normalisasi hubungan UEA dan Israel. Ketika ditanyakan Negara Arab  Timur Tengah  mana  lagi yang  akan menyusul,  dia menolak untuk menjawab. Namun demikian terkuak  misteri sepertinya  akan  ada Negara  yang menyusul membuka  hubungan diplomatic dengan Israel dibawah  dorongan Amerika. Inilah  kunci yang sealu berubah  berdasar kepentingan Tidak  permanent  enemy. Yang ada   interest permanently. Wallahua aklam bissawab.

Jakarta 23 September 2020
 
*( Masud HMN adalah Dr Dosen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UHAMKA) Jakarta

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)