Beranda » Olahraga » Affandi Ismail, Ketum HMI- MPO: Menangani Pandemi Covid-19 Pemerintah Kedodoran

Selasa, 08 September 2020 - 19:52:15 WIB
Affandi Ismail, Ketum HMI- MPO: Menangani Pandemi Covid-19 Pemerintah Kedodoran
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Olahraga - Dibaca: 89 kali

Ketum Umum Pengurus Besar HMI MPO, Affandi Ismail: Penanganan Covid-19 Pemerintah Kedodoran

Jakarta, Melayutpday.cim,- Awal mula munculnya pandemi covid 19 awal Maret 2020 lalu pemerintah yang terkesan dengan begitu jumawanya, mengatakan  seolah wabah covid 19 tidak akan sampai ke Indonesia,  tapi apa yang terjadi setelah terjadi elit kita klabakan.

Demikian hasil wawancara dengan Affandi Ismail usai menjadi pembicara pada diskusi publik, yang bertemakan: "Kejahatan Besar Besar Sedang Terjadi di Indonesia?" Selasa ( 8/9/2020 ) di kawasan Matraman, Jakarta Timur.

Menurutnya, pemerintah memang tampak tidak  siap dalam menghadapi pandemi yang telah berjalan selama kurang lebih 6 bulan yang saat ini sudah memakan banyak korban meninggal dunia. Ketika ditanya cara penanganan pandemi oleh pemerintah  menurut Affandi tidak efektif, terbukti dengan masih tingginya angka korban dari hari ke hari. 

Meski sudah beberapa kali perubahan kebijakan, tambah Affandi, mulai dari kebijakan karantina wilayah, karantina mandiri, PSBB sampai new normal tapi korban masih berjatuhan. Ini artinya Pemerintah tak efektif dalam menangani pandemi covid 19.
 
"Begitu juga kita bertanya tanya soal transparansi anggaran penanggulangan covid 19 yang memcapai kurang lebih sebesar Rp 500 triliun, kok rapid test masyarakat harus bayar sendiri, saya curiga ada celah menyelewengkan anggaran," ungkap Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam ( PB HMI MPO) kepada sejumlah media.

Pandemi covid 19, tambah Affandi, memang menimpa seluruh dunia,  bukan hanya Indonesia, tapi apakah hanya sepert ini cara penanganan pandemi, termasuk rencana membeli vaksin dari negara luar.

" Sejak awal terjadinya pandemi covid 19, HMI MPO telah membuat surat terbuka kepada pemerintah Indonesia yang dalam hal ini adalah bapak Presiden Joko Widodo yang salah satu pointnya, kita harus memproduksi vaksin sendiri dari dalam negeri, Apa alasannya, karena banyak perguruan tinggi dan lembaga riset serta tenaga ahli kita yang bisa dimanfaatkan dan dipakai untuk melakukan penelitian dan pengembangan vaksin itu, tanpa harus membeli vaksin.dari luar negeri,"pungkas pengajar di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Jakarta. ( redaksi ).

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)