Beranda » Warta Daerah » Lewat Berbagai Pertimbangan Sulawesi Barat Tepat Dijadikan Ibukota Negara

Jumat, 10 Mei 2019 - 18:14:38 WIB
Lewat Berbagai Pertimbangan Sulawesi Barat Tepat Dijadikan Ibukota Negara
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Warta Daerah - Dibaca: 407 kali

Jakarta, Melayutoday.com,-Sebanyak empat gubernur yang wilayahnya menjadi calon terkuat lokasi ibu kota baru hari ini berkumpul di Kantor Staf Presiden.

Keempat gubernur tersebut adalah Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor dan Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar.

Mereka hadir dalam diskusi rencana pemindahan ibu kota negara yang dipimpin oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro di Gedung Bina Graha, Kantor Staf Presiden, Jakarta, Senin (6/5/2019).

“Di Indonesia sekarang perbedaan antara Jakarta dan kota lainnya sangat jauh. Jakarta sebagai kota terpadat pertama penduduknya 10 juta, sedangkan yang kedua Surabaya itu penduduknya hanya sekitar 3 jutaan. Bahkan 5 dari 10 kota terpadat itu ada di wilayah Jabodetabek. Jadi kesenjangan antara Jakarta dan di sekitarnya sangat tinggi,” kata Menteri Bappenas/ Kepala PPN.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) yakin wilayahnya lebih cocok menjadi ibu kota baru. Apalagi, pemindahan ibu kota dari Jakarta menuju Sulawesi Barat dinilai tak menghabiskan banyak biaya.

“Di sana tinggal beli peralatan saja. Investasi dari swasta sekitar Rp 50 triliun, dari Amerika sekitar Rp10 triliun, dari Arab dan lainnya sekitar Rp15 triliun. Ini juga ada yang mau berinvestasi. Kalau ini jadi, ya kita sudah siap,” ungkap Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar.

Sementara itu Sekda Provinsi Sulbar, Muhammad Idris menilai letak geografis wilayah Sulbar yang berada di tengah Indonesia patut menjadi pertimbangan. Selain itu, jumlah penduduk Sulbar juga tidak padat.

Ada banyak wilayah di Sulbar yang masih kosong. Karena, populasi penduduk di provinsi ini berjumlah 1,5 juta jiwa. Mereka tinggal di enam kabupaten.

“Di kota Mamuju sebagai ibu kota provinsi sekarang ini, jumlah penduduk kabupaten itu cuma 300 ribu. Jumlah penduduk kotanya tidak lebih dari 50 ribu,” jelas Idris.

Idris mengklaim Sulbar juga jauh dari bencana. Ia tak menampik gempa beberapa kali mengguncang wilayahnya, tapi dengan kekuatan kecil.

“Kita hanya ada gempa dan itu skalanya kecil dibandingkan dengan Tokyo yang setiap saat ada gempa,” ujarnya.

Sulbar merupakan satu dari sekian jumlah kandidat lokasi ibu kota baru. Selain Sulbar, pemerintah juga melihat peluang memindahkan ibu kota ke Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah. (run).
 
Foto: Gubernur Sulbar 

 

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)