Beranda » Ekonomi » Solusi Atasi Pengaggguran, Sandi Resmikan Rumah Siap Kerja di Lumajang

Jumat, 05 April 2019 - 04:29:40 WIB
Solusi Atasi Pengaggguran, Sandi Resmikan Rumah Siap Kerja di Lumajang
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Ekonomi - Dibaca: 297 kali

Solusi Atasi Pengagguran, Sandi Resmikan Rumah Siap Kerja di Lumajang

Lumajang, Melayutoday.com,- Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi Rumah Siap Kerja di Lumajang, sekaligus secara simbolis meresmikan Rumah Siap Kerja di empat kabupaten di Jawa Timur, yakni Situbondo, Bondowoso, Bayuwangi dan  Jember. 

Rumah Siap Kerja di Jalan Teuku Umar Lumajang ini, adalah program dan fasilitas untuk mempermudah anak-anak muda mencari pekerjaan, memberikan bimbingan karir, minat dan bakat serta mempersiapkan mereka menjadi angkatan kerja yang inovatif, kreatif dan tangguh untuk menghadapi tantangan dunia kerja. 

Calon wakil presiden nomor urut 02 ini berkeliling melihat ruangan demi ruangan di Rumah Siap Kerja tersebut dan menyapa para anak muda yang tengah mendapatkan pelatihan fotografi, bimbingan karier dan pelatihan  internet. 

“Alhamdulillah Rumah   Siap Kerja satu demi satu bermunculan di setiap kabupaten dan kota. Ini merupakan bentuk kolaborasi dan partisipatif dari masyarakat yang ingin menekan  angka pengangguran anak muda di negeri ini,” terang Sandi, Kamis (4/4/2019). 

Eks wakil gubermur DKI itu, yakin, Rumah Siap Kerja bisa memberikan pekerjaan bagi dua juta penganggur dikalangan anak muda. “Ini adalah solusi pengangguran,” ucap Sandi. 

Rumah Siap Kerja di Lumajang ini juga dilengkapi dengan berbagai sarana olahraga. Seperti ping pong,  dan fasilitas kafe. 

Rumah Siap Kerja juga akan berkolaborasi dengan OK OCE, yakni bagi mereka yang ingin berwirausaha, serta memberikan keleluasaan bagi yang ingin menentukan masa depan mereka dengan berwirausaha. ( redaksi).

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)