Beranda » Nasional » Riset New Indonesia: Elektabilitas Prabowo Sandi Kian Melejit

Selasa, 02 April 2019 - 01:11:55 WIB
Riset New Indonesia: Elektabilitas Prabowo Sandi Kian Melejit
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Nasional - Dibaca: 397 kali

Lembaga Riset New Indonesia: Elektabilitas Prabowo Sandi Kian Melejit

Jakarta, Melayutoday.com,-Lembaga Riset dan Pemantau Pemilu NEW INDONESIA menggelar konferensi pers merilis hasil survei terbaru lembaga tersebut dengan topik "Fenomena migrasi dukungan capres - cawapres menjelang hari H Pilpres 2019", yang diadakan, Senin (1/4/ 2019) Di Restoran Pulau Dua,Senayan, Jakarta.

Menurut Direktur Eksekutif NEW INDONESIA, David Haerantula hasil riset Lembaga Riset dan Pemantau Pemilu New Indonesia jelang pemungutan suara Pilpres 2019, terjadi fenomena migrasi suara. Seperti rilis survey yang dilaksanakan pada periode 10-21 Maret 2019 di 34 Provinsi di Indonesia, Mereka namanya telah tercantum dalam DPT. Jumlah sampel sebanyak 1. 225 orang, melalui teknik pengambilan sampel secara acak bertingkat (multi-stage random sampling). Survei dilakukan pada tingkat kepercayaan 95% dan margin of error +/2,8%. 

Survei dilengkapi dengan riset kualitatif dan kajian terhadap media. Terlihat dengan jelas, Menguatnya dukungan terhadap pasangan Prabowo Sandi dan melemahnya elektabilitas Jokowi-Ma’ruf. Dibandingkan survei NEW Indonesia sebelumnya, tingkat elektabilitas Prabowo-Sandi kali ini mengalami peningkatan sangat signifikan. 

"Pada survei bulan Desember 2018, elektabilitas Prabowo-Sandi baru sebesar 42,3%, dalam waktu sekitar tiga bulan telah melesat menjadi 51,8%. Sementara elektabilitas Jokawi Ma’ruf pada survei Desember 2018 sebesar 49,8% kini merosot menjadi 44,2%," ungkap David.

Menurut David, faktor penyebab menguatnya elektabilitas Prabowo-Sandi dan melemahnya dukungan terhadap Jokowi-Ma’ruf adalah terjadinya fenomena migrasi suara dari paslon 01 ke paslon 02. Selain itu pemilih galau (undecided voters) yang masih cukup signifikan pada survei sebelumnya, kali ini cenderung mengarahkan pilihannya ke paslon 02.

Dikatakan David, Fenomena migrasi suara dan mengalirnya dukungan pemilih galau ke paslon 02. adalah disebabkan 4 ( empat ) hal yaitu:

Pertama, Prabowo-Sandi berhasil tampil optimal dalam debat yang disiarkan secara luas oleh berbagai stasiun televisi. Baik dari program keija yang ditawarkan maupun dari aspek etika berdebat, paslon 02 ternyata lebih disukai publik. Sikap Prabowo yang lebih fokus pada masalah yang dibahas dan tidak terpancing menyerang pribadi lawan justru mengundang simpati masyarakat Sikap itu dinilai publik sebagai cermin kematangan dan jiwa kenegarawanan Prabowo-Sandi.

Kedua, meskipun banyak diapresiasi dari aspek pembangunan infrastruktur, namun capres petahana dinilai publik gagal memenuhi banyak janjinya yang disampaikan pada kampanye Pilpres 2014. Jejak digital janji-janji kampanye Presiden Jokowi dengan mudah dapat dilacak publik yang memperlihatkan banyak janji yang tak terpenuhi, sementara masa jabatan kepresidenan tinggal hitungan bulan lagi.

Ketiga, isu penyebar hoax yang dialamatkan tim kampanye nasional Jokowi-Ma’ruf kepada kubu Prabowo-Sandi justru kontra produktif. Publik dengan mudah dapat memahami bahwa hoax dapat bersumber dari mana saja termasuk dari kubu paslon 01. Tuduhan bertubi-tubi soal hoax pada gilirannya justru mengundang simpati publik terhadap paslon 02 dan berbalik arah justru malah menggerogoti dukungan pada Jokow-Ma’ ruf.

Keempat, masalah kesulitan lapangan pekerjaan dan mahalnya harga-harga kebutuhan pokok (sembako) benar-benar dirasakan publik.  mayoritas publik mengaku hidupnya tidak lebih baik selama 5 tahun terakhir. Mereka berharap ada perubahan, dan Pilpres 2019 dianggap sebagai saat yang tepat mewujudkan perubahan tersebut. ( M. Harun).

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)