Beranda » Olahraga » Indonesia Darurat Rokok Negara Harus Hadir Selamatkan Anak Anak Dari Bahaya Rokok

Kamis, 21 Maret 2019 - 14:14:44 WIB
Indonesia Darurat Rokok Negara Harus Hadir Selamatkan Anak Anak Dari Bahaya Rokok
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Olahraga - Dibaca: 43 kali

Indonesia Darurat Rokok Negara Harus Hadir, Selamatkan Anak Dari Bahaya Rokok

Jakarta, Melayutoday.com,-
"Stop Total Iklan, Promosi dan Sponsor Rokok", begitu kalimat pembuka rilis hasil workshop.Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) pada 20-21 Maret 2019.

LPAI bekerjasama dengan Lembaga-lembaga lain sepeti: Ikatan Mahasiswa Magister UI, Istitut Teknologi Bisnis Ahmad Dahlan, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Lembaga Perlindungan.Anak ( Papua. DKI Jakarta, Bekasi, Depok, Bogor, jakarta timur), Yayasan Bina Insan Mandiri, Smoke Free Jakarta, PWI, Pusat Studi Ekonomi Syariah dll.

Rilis hasil workshop menyatakan, Rokok sejak lama menjadi permasalahan kesehatan global di seluruh dunia. Rokok menyebabkan kematian lebih dari 5 juta orang di seluruh dunia setiap tahunnya dan masih akan terus meningkat di masa mendatang, diperkirakan akan lebih dari 8 juta orang pada 2030.

Rokok yang produk tembakau didentifikasikan sebagai faktor risiko berbagai macam penyakit seperti penyakit paru obstruksi kronik (PPOK), penyakit kardiovaskuler, kanker, paru, dan sejumlah kanker tertentu. 

Bagi Industri rokok, remaja merupakan jaminan keberlangsungan industrinya karena kematian para perokok setia-nya tidak dapat dihindari disebabkan berbagai penyakit mematikan seperti kanker paru, kanker tenggorokan, kanker hati dan lainnya.

Rokok merupakan salah satu Faktor utama pintu gerbang penyalahgunaan NAPZA di kalangan anak dan remaja. " Oleh karena itu  Negara harus hadir melindungi anak anak dan masyarakat dari bahaya rokok," pungkas LPAI saat jumpa pers , kamis ( 21/3/2019) di Balairung Hotel,  Matraman Jakarta Timur.
 
Menurut LPAI, Hampir 10 tahun Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran atas inisiasi DPR RI untuk merancang etika dan edukasi dan perlindungan mendapatkan hak kesehatan warga bangsa belum tuntas padahal hal ini diharapkan terdapat aturan hukum Pelarangan total iklan dan sponsor rokok, hingga hari ini pun tidak jelas keberlangsungannya. Karenanya, diperlukan  Pemerintah menggunakan hak inisiatifnya mengusulkan Rancangan Undang-Undang Penyiaran yang dapat melindungi masyarakat atas hak penyiaran yang sehat. ( M. Harun ).

BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)