Beranda » Hukum » DR. H. Razman A. Nasution, SH: Kepengurusan Asphurindo Syam Hefriandi Sah dan Legal

Jumat, 16 Februari 2018 - 22:10:59 WIB
DR. H. Razman A. Nasution, SH: Kepengurusan Asphurindo Syam Hefriandi Sah dan Legal
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Hukum - Dibaca: 84 kali

Jakarta, Melayu today.com,- Sehubungan telah terjadinya Dualisme Kepengurusan, setelah adanya gelar perkara di Polda Metro Jaya yang telah menetapkan 2 orang tersangka. Maka orang yang patut diduga bekerjasama untuk memalsukan dokumen kepengurusan Asphurindo dari yang sah hasil Munas Asphurindo yang berlangsung di gunung gelis Bogor 9-11 Januari 2017.   

"Kami selaku Kuasa Hukum Asphurindo (Asosiasi Penyelenggara Haji Umroh dan In Bound Indonesia) menyatakan bahwa kepengurusan Asphurindo yang sah adalah dibawah kepemimpinan Bpk H. Syam Resfiadi  (Ketua Umum) dan Bpk H. Agus Sofyan (Sekjend),"jelas Dr. H. Razman Arief Nasution, SH, S.Ag, MA, (Ph.D) Selaku kuasa hukum Asphurindo.

Penegasan Razman ini disampaikan saat Presscon, Selasa (13/2/ 2018) siang di Muamalat Tower lantai 19, Jln Casablanca No 45 Kuningan Jaksel, Razman mendampingi kliennya yaitu Ketua Umum  Asphurindo,  Bpk H. Syam Resfiadi  ( Ketua Umum) dan Bpk H. Agus Sofyan (Sekjend), besrta jajaran pengurus lainnya.

Menurutnya,  ketua umum terpilih kemudian menunjuk Tim Formatur dan Formatur bekerja sesuai AD/ART dan Munas itu dihadiri pihak kementerian agama sebagai pihak yang terkait dan mengetahui travel-travel yang ada di dalam asosiasi.

Tapi ada fakta lain, ada orang yang kalah dalam pertarungan Munas, Sdr. Hafiz Taftazani yang pernah menjabat Ketua Umum sebelum Munas. Dalam kepengurusan hasil Munas Gunung Gelis, Hafiz sebenarnya tidak dimasukkan kedalam kepengurusan, namun dia mengklaim sebagai Wakil Ketua Umum sehingga menimbulkan informasi yang bias.

“Asphurindo yang memiliki anggota 188 perusahaan travel haji dan umroh  merasa resah dan gelisah dalam hal ini pihak Departemen Agama harus bertanggung dengan adanya dualisme kepengurusan Asphurindo karena diduga kuat pihak Asphurindo ilegal seperti yang diklaim Hafiz telah memalsukan data hasil Munas di Gunung Geulis Bogor,”tegas Razman.

Pihak yang mengaku sebagai pengurus Asphurindo, kata Razman, sebagaimana yang tertera dalam program salah satu televisi adalah orang yang patut diduga bekerja sama untuk memalsukan dokumen kepengurusan Asphurindo dari yang sah sesuai hasil Munas  di Bogor.

“Fenoma baru ditemukan sejak gelar perkara, Hafiz telah ditetapkan sebagai tersangka, dengan ditemukannya pemalsuan dokumen berupa akte kepengurusan Asphurindo yang diduga ilegal,  tinggal pihak Polda akan memanggil Hafiz dan menangkapnya serta memasukkan kedalam sel penjara, hal ini agar ada efek jera akibat perbuatannya membuat Asphurindo ilegal,”pungkas Razman. (M. Harun).


BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)