Beranda » Ekonomi » Presiden KPI, Mathius Tambing: KPI Akan Terus Berjuang Demi Kesejahteraan Anggota

Minggu, 17 Desember 2017 - 23:34:14 WIB
Presiden KPI, Mathius Tambing: KPI Akan Terus Berjuang Demi Kesejahteraan Anggota
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Ekonomi - Dibaca: 94 kali

Jakarta, Melayutoday.com,- Prof. Dr. Mathius Tambing , SH.Msi terpilih sebagai Presiden Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) di Kongres Luar Biasa yang berlangsung dari tanggal 15-17 Desember 2017 di Hotel Sari Pan Facific, kawasan Thamrin Jakarta.

Usai terpilih Mathius menuturkan bahwa  KPI kedepan harus lebih tertata dengan baik dan professional demi kesejahteraan anggota. “Untuk itu program KPI akan kami awali dengan memprioritaskan konsolidasi organisasi  dengan tujuan untuk mensosialisasikan hasil-hasil kongres  sehingga dapat di pahami oleh seluruh pengurus cabang KPI yang ada di daerah,”ungkapnya kepada melayutoday.com,  sabtu(16/12)malam.

Selanjutnya, tambah Mathius, para pengurus cabang KPI di daerah akan terus mensosialisasikan kepada para anggotanya karena bagaimanapun juga kalau tidak dipahami oleh pengurus cabang atau anggotanya maka mereka akan sulit untuk melaksanakan konstitusi organisasi.

“Dalam konsolidasi  tersebut  kedepan kita perlu menyamakan  presepsi  tentang program kerja organisasi karena  itu merupakan  acuan  organisasi  dalam rangka mengembangkan misi dan tugas organisasi  yang sesuai dengan ketentuan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga,”tambah Mathius.

Kongres Luar Biasa (KLB) Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI)  tahun 2017 ini dihadiri oleh 100 orang yang berasal dari seluruh cabang KPI yang ada diseluruh Indonesia, perwakilan dari luar negeri, perwakilan perusahaan, dan perwakilan dari berbagai level organisasi mulai dari pengurus unit di atas cabang, pengurus cabang sampai dengan pengurus pusat. (M. Harun).

 


BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)