Beranda » Ekonomi » Asosiasi Rokok Elekrik Minta Regulasi Tak Memberatkan Industri Vape

Minggu, 03 Desember 2017 - 22:51:29 WIB
Asosiasi Rokok Elekrik Minta Regulasi Tak Memberatkan Industri Vape
Diposting oleh : MelayuToday.com
Kategori: Ekonomi - Dibaca: 33 kali

Jakarta, Melayutoday.com,- APVI (Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia ) menyatakan dukungannya kepada Pemerintah yang akan meregulasi Vape atau rokok elektrik di Indonesia. Hal ini disampaikan  Ketua Umum APVI , Aryo Andrianto saat Jumpa Pers, Minggu sore (3/12/2017) di Hall Mal Lapiaza Kelapa Gading, Jakarta Utara.

“Saya berharap regulasi yang ditetapkan oleh Pemerintah , nantinya tidak akan memberatkan kelangsungan hidup industry vape, bahkan saya berharap industry ini justru menjadi lebih besar dan juga menjadi salah satu penyumbang pendapatan Negara yang signifikan,”ungkap Aryo.

Kenapa rokok elektrik kini menjadi trend anak anak muda padahal rokok diketahui menjadi sesuatu yang sangat berbahaya bagi kesehatan? Dalam siara pers yang diterima awak media, APVI menguraikan bahwa dari kesehatan konon Vape  95% lebih aman atau sehat dibandingkan dengan rokok yang dibakar yang disebabkan zat karsinogen dan tar yang timbul dari hasil pembakaran rokok konvensional.

Meski hingga kini belum ada penelitian yang serius terhadap Vape ini yang terindikasi mengandung zat kimia berbahaya, akan tetapi pihak Asosiasi ini menganggap zat ini aman karena zat liquid vaping yang berbahan dasar Propelyne Glycol (PG) dan Vegetable Glycerin (VG) yang zat ini dapat ditemukan di bahan obat dan makanan yang biasa dikonsumsi sehari hari.

Lantas bagaimana dengan zat nikotin? Menurut rilis dinyatakan bahwa kandungan nikotin dalam liquid vaping bersifat opsional dan nikotin merupakan bentuk satuan baru yang kita dapatkan dari hasil perkebunan seperti: kentang, terong, bunga matahari, tembakau dan beberapa hasil alam lainnya.

Sampai saat ini Pemerintah masih mengenakan cukai rokok sebesar 57% yang akan diterapkan aktif per tanggal 1 juli 2018. “Para pengusaha mengaggap hal ini sangat memberatkan,”ungkapnya. (M. Harun).      


BERITA TERKAIT

Home | Headline| Nasional| Megapolitan| Nusantara| Ekonomi| Teknologi| Profil| Lipsus| Hiburan| Sususunan Redaksi
© 2013 www.MelayuToday.com - All rights reserved | Diterbitkan oleh Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM)